Sabtu, 23 Januari 2016

unsur-unsur negara


Pengertian negara , negara dapat dikatakan negara bila mempunyai unsur-unsur yaitu ; 

1. Unsur konstitutif/pembentukan/defacto: - harus ada rakyat 
                                                                        - wilayah tertentu
                                                                        - pemerintah yg berdaulat
2. unsur deklaratif/pengakuan/dejure       : - adanya pengakuan dari negara lain.

              unsur-unsur negara 
a. menurut konvensi mortevideo 
    -penduduk yang tetap
    - wilayah tertentu
    - pemerintahan
    - kemempuan mengadakan hubungan dengan negaralain
b. menurut openheim-lauterpachk
    - harus ada rakyat
    - harus daerah 
    - pemerintah yg berdaulat,
 

Pewarisan Sifat (Materi IPA Kelas 9 SMP/MTs)

Pewarisan Sifat (Materi IPA Kelas 9 SMP/MTs)

Pewarisan sifat (Plassa). Makhluk hidup yang ada di muka bumi ini sangat beragam. Setiap jenis makhluk hidup mempunyai sifat dan ciri tersendiri sehingga dapat membedakannya antara yang satu dengan yang lainnya. Sifat atau ciri yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup ada yang dapat diturunkan dan ada pula yang tidak dapat diturunkan. Dalam pewarisan sifat dari generasi ke generasi berikutnya mengikuti pola tertentu yang khas bagi setiap makhluk hidup. Pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya disebut hereditas. Cabang biologi yang khusus mempelajari tentang hereditas adalah genetika. Tokoh yang sangat berjasa dalam menemukan hukum-hukum genetika adalah Gregor Johann Mendel (1822 – 1884) dari Austria. Beliau lahir tanggal 22 Juli 1822. Karena jasanya itu beliau dijuluki sebagai Bapak Genetika.

A. MATERI GENETIS

Di dalam setiap sel terdapat faktor pembawaan sifat keturunan (materi genetis), misalnya pada sel tulang, sel darah, dan sel gamet. Substansi genetis tersebut terdapat di dalam inti sel (nukleus), yaitu pada kromosom yang mengandung gen. Gen merupakan substansi hereditas yang terdiri atas senyawa kimia tertentu, yang menentukan sifat individu. Gen mempunyai peranan penting dalam mengatur pertumbuhan sifat-sifat keturunan. Misalnya pertumbuhan bentuk dan warna rambut, susunan darah, kulit, dan sebagainya.

1. Gen

Morgan, seorang ahli genetika dari Amerika menemukan bahwa faktor-faktor keturunan yang dinamakan gen tersimpan di dalam lokus yang khas di dalam kromosom. Gen-gen terletak pada kromosom secara teratur dalam satu deretan secara linier dan lurus berurutan. Dengan menggunakan simbol, kromosom dapat digambarkan sebagai garis panjang vertikal dan gen-gen sebagai garis pendek horizontal pada garis vertikal tersebut. Karena letak gen yang linier dan lurus berurutan, maka secara simbolik dapat dilukiskan pula garis-garis pendek horizontal (gen-gen) tersebut berderetan.

Gambar letak gen pada kromosom
Dari sekian banyak gen yang berderet secara teratur pada benang-benang kromosom, masing-masing gen mempunyai tugas khas dan waktu beraksi yang khas pula. Ada gen yang menunjukkan aktivitasnya saat embrio, lainnya pada waktu kanak-kanak ataupun gen lainnya lagi setelah spesies menjadi dewasa. Mungkin juga suatu gen aktif pada suatu organ namun tidak aktif pada organ yang lain. Setiap gen menduduki tempat tertentu dalam kromosom yang dinamakan lokus gen.
Gen yang menentukan sifat-sifat dari suatu individu biasanya diberi simbol huruf pertama dari suatu sifat. Gen dominan (yang mengalahkan gen lain) dinyatakan dengan huruf besar dan resesif (gen yang dikalahkan gen yang lain) dinyatakan dengan huruf kecil.

Sebagai contoh, pada tanaman ercis dapat dinyatakan
T = simbol untuk gen yang menentukan batang tinggi;
t = simbol untuk gen yang menentukan batang rendah.

Karena tanaman ercis individu yang diploid, maka simbol tanaman itu ditulis dengan huruf dobel.
TT= simbol untuk tanaman berbatang tinggi;
tt = simbol untuk tanaman berbatang rendah.

2. Kromosom

Kromosom terdapat di dalam nukleus mempunyai susunan halus berbentuk batang panjang atau pendek, lurus atau bengkok. Di dalam nukleus terdapat substansi berbentuk benang-benang halus, seperti jala yang dapat menyerap zat warna. Benang-benang halus tersebut dinamakan retikulum kromatin. Retikulum berarti jala yang halus. Kroma berarti warna, dan tin berarti badan. Definisi Kromosom adalah benang-benang halus yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetis kepada keturunannya.

Kromosom dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa pada sel-sel yang sedang membelah. Dalam sel yang aktif melakukan metabolisme, kromosom-kromosom memanjang dan tidak tampak. Namun, menjelang sel mengalami proses pembelahan, kromosom-kromosom tersebut memendek dan menebal, serta mudah menyerap zat warna, sehingga mudah kita lihat melalui mikroskop.

a. Jumlah dan tipe kromosom

Setiap organisme mempunyai jumlah kromosom tertentu, ada yang banyak ada pula yang hanya sedikit. Manusia mempunyai 46 kromosom dalam setiap inti selnya, 23 kromosom berasal dari ibu dan 23 kromosom berasal dari ayah. Manusia memulai hidupnya dari sebuah sel, yaitu sel telur yang dibuahi sel sperma. Sel telur dan sel sperma masing-masing mempunyai 23 kromosom (n). Sel telur yang telah dibuahi sel sperma akan menjadi zigot. Zigot yang terbentuk mempunyai 46 kromosom (2n). Untuk mengetahui jumlah kromosom yang dimiliki oleh berbagai jenis makhluk hidup, perhatikan Tabel 5.1 berikut.
Tabel 5.1 Jumlah kromosom pada berbagai jenis makhluk hidup
Tabel Jumlah kromosom pada berbagai jenis makhluk hidup
Double helix
Pada makhluk hidup tingkat tinggi, sel tubuh mengandung dua perangkat atau dua set kromosom yang diterima dari kedua induknya. Kromosom yang berasal dari induk betina berbentuk serupa dengan kromosom yang berasal dari induk jantan, sehingga sepasang kromosom yang berasal dari induk jantan dan induk betina disebut kromosom homolog. Pengertian kromosom homolog, yaitu kromosom yang mempunyai bentuk, fungsi, dan komposisi yang sama. Jumlah kromosom dalam sel tubuh disebut diploid (2n). Adapun jumlah kromosom dalam sel kelamin dinamakan haploid (n), karena hanya memiliki separo dari jumlah kromosom dalam sel tubuh. Dua perangkat atau dua set kromosom haploid dari suatu spesies disebut genom. Dengan demikian, genom dapat dikatakan sebagai jumlah macam kromosom atau perangkat kromosom dalam suatu individu. Contoh: manusia mempunyai 23 pasang kromosom haploid maka dalam sel tubuhnya berarti terdapat 2 × 23 = 46 kromosom (diploid).
Kromosom yang dimiliki oleh organisme secara umum dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom seks (gonosom). Autosom terdapat pada individu jantan maupun betina dan sifat-sifat yang dibawa tidak ada hubungannya dengan penentuan jenis kelamin. Gonosom merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin suatu individu.
b. Struktur kromosom

Secara garis besar, struktur kromosom terdiri atas sentromer dan lengan. Sentromer atau kinetokor adalah bagian dari kromosom tempat melekatnya benang-benang spidel yang berperan menggerakkan kromosom selama proses pembelahan sel. Bagian ini berbentuk bulat dan tidak mengandung gen. Sentromer disebut juga
pusat kromosom. Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibedakan menjadi empat macam, yaitu metasentrik, jika sentromer terletak di tengah-tengah antara kedua lengan; submetasentrik, jika sentromer terletak agak ke tengah sehingga kedua lengan tidak sama panjang; akrosentrik, jika sentromer terletak di dekat ujung, telesentrik, jika sentrometer terletak di ujung lengan kromosom.
Gambar 5.4 Macam kromosom menurut letak sentromernya
(1) metasentrik, (2) submetasentrik, (3) akrosentrik
Lengan atau badan kromosom adalah bagian kromosom yang mengandung kromonema (pita bentuk spiral di dalam kromosom) dan gen. Selubung pembungkus kromonema disebut matriks. Gen merupakan substansi (bahan dasar) kimia di dalam kromosom yang mengandung informasi genetik (pembawa sifat). Kromosom
dibentuk oleh protein dan asam-asam nukleat. Bagian ujung kromosom yang menghalangi bersambungnya kromosom yang satu dengan lainnya disebut telomer. Untuk mengetahui struktur kromosom, perhatikan Gambar 5.5.
Gambar 5.5 Struktur kromosom
B. HEREDITAS MENURUT MENDEL
Untuk membuktikan kebenaran teorinya, Mendel telah melakukan percobaan dengan membastarkan tanaman-tanaman yang mempunyai sifat beda. Tanaman yang dipilih adalah tanaman kacang ercis (Pisum sativum). Alasannya tanaman tersebut mudah melakukan penyerbukan silang, mudah didapat, mudah hidup atau mudah dipelihara, berumur pendek atau cepat berbuah, dapat terjadi penyerbukan sendiri, dan terdapat jenis-jenis yang memiliki sifat yang mencolok. Sifat-sifat yang mencolok tersebut, misalnya: warna bunga (ungu atau putih), warna biji (kuning atau hijau), warna buah (hijau atau kuning), bentuk biji (bulat atau kisut), sifat kulit (halus atau kasar), letak bunga (di ujung batang atau di ketiak daun), serta ukuran batang (tinggi atau rendah).
Beberapa kesimpulan penting tentang hasil percobaan Mendel sebagai berikut.
1. Hibrid (hasil persilangan antara dua individu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama.
2. Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peranan dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya.
3. Mendel merasa bahwa ”faktor-faktor keturunan” itu mengikuti distribusi yang logis, maka suatu hukum atau pola akan dapat diketahui dengan cara mengadakan banyak persilangan dan menghitung bentuk-bentuk yang berbeda, seperti yang tampak dalam keturunan.
1. Terminologi

Untuk mengerti jalannya penelitian Mendel, kamu perlu mempelajari beberapa istilah yang terkait dalam pewarisan sifat .
Istilah-istilah tersebut sebagai berikut.
a. P = singkatan dari kata Parental, yang berarti induk.
b. F = singkatan dari kata Filial, yang berarti keturunan. F1 berarti keturunan pertama, F2 berarti keturunan kedua, dan seterusnya.
c. Fenotipe = karakter (sifat) yang dapat kita amati (bentuk, ukuran, warna, golongan darah, dan sebagainya).
d. Genotipe = susunan genetik suatu individu (tidak dapat diamati).
e. Simbol untuk suatu gen (istilah pengganti untuk “faktor keturunan”) dikemukakan dengan sebuah huruf yang biasanya merupakan huruf pertama dari suatu sifat. Misalnya R = gen yang menyebabkan warna merah (rubra), sedangkan r = gen yang menyebabkan warna putih (alba). Dalam hal ini merah dominan terhadap putih. Oleh karena itu, diberi simbol dengan huruf besar. Gen yang resesif diberi simbol dengan huruf kecil.
f. Genotipe suatu individu diberi simbol dengan huruf dobel, karena individu itu umumnya diploid. Misalnya: RR = genotipe untuk tanaman berbunga merah, sedangkan rr = genotipe untuk tanaman berbunga putih.
g. Homozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang sama dari tiap jenis gen (misalnya RR, rr, AA, AABB, aabb, dan sebagainya)
Heterozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang berlainan dari tiap jenis gen (misalnya Rr, Aa, AaBb, dan sebagainya).
h. Alel = anggota dari sepasang gen, misalnya: R = gen untuk warna bunga merah dan r = gen untuk warna bunga putih, T = gen untuk tanaman tinggi dan t = gen untuk tanaman rendah. R dan r satu sama lain merupakan alel, tetapi R dan t bukan alel.
2. Persilangan antara Dua Individu dengan Satu Sifat Beda
Persilangan antara dua individu dengan satu sifat beda disebut persilangan monohibrid. Dominasi dapat terjadi secara penuh atau tidak penuh (kodominan). Masing-masing dominasi ini menghasilkan bentuk keturunan pertama (F1) yang berbeda. Persilangan monohibrid akan menghasilkan individu F1 yang seragam, apabila salah satu induk mempunyai sifat dominan penuh dan induk yang lain bersifat resesif. Apabila dilanjutkan dengan menyilangkan individu sesama F1, akan menghasilkan keturunan (individu F2) dengan tiga macam genotipe dan dua macam fenotipe.
Sebaliknya, apabila salah satu induknya mempunyai sifat dominan tak penuh (intermediate), maka persilangan individu sesama F1 akan menghasilkan tiga macam genotipe dan tiga macam fenotipe. Contoh persilangan monohibrid dominan penuh terjadi pada persilangan antara kacang ercis berbunga merah dengan kacang ercis berbunga putih. Mendel menyilangkan kacang ercis berbunga merah (MM) dengan kacang ercis berbunga putih (mm) dan dihasilkan individu F1 yang seragam, yaitu satu macam genotipe (Mm) dan satu macam fenotipe (berbunga merah). Pada waktu F2, dihasilkan tiga macam genotipe dengan perbandingan 25% MM: 50% Mm : 25% Mm atau 1 : 2 : 1 dan dua macam fenotipe dengan perbandingan 75% berbunga merah : 25% berbunga putih atau merah : putih = 3 : 1. Pada individu F2 ini, yang berfenotipe merah dapat dibedakan
menjadi dua kelompok, yaitu 2/3 bergenotipe heterozigot (Mm) dan 1/3 homozigot dominan (MM).
Persilangan antara kacang ercis berbunga merah dominan dengan kacang ercis berwarna putih resesif dapat dibuat bagan sebagai berikut.
Monohibrid dominan penuh
Contoh Persilangan Monohibrid
Contoh persilangan monohibrid dominan tak penuh adalah persilangan antara tanaman bunga pukul empat berbunga merah dengan tanaman bunga pukul empat berbunga putih. Mendel menyilangkan tanaman bunga pukul empat berbunga merah (MM) dengan putih (mm) menghasilkan individu F1 yang seragam, yaitu satu macam genotipe (Mm) dan satu macam fenotipe (berbunga merah muda). Pada individu F2 dihasilkan tiga macam genotipe dengan perbandingan 25% MM : 50% Mm : 25% mm atau 1 : 2 : 1 dan 3 macam fenotipe dengan perbandingan 25% berbunga merah : 50% berbunga merah muda : 25% berbunga putih atau merah :
merah muda : putih = 1 : 2 : 1. Pada individu F2 ini yang berfenotipe merah dan putih selalu homozigot, yaitu MM dan mm. Persilangan antara tanaman bunga pukul empat berbunga merah dominan dengan bunga pukal empat berbunga putih resesif dapat dibuat bagan sebagai berikut.
Monohibrid dominan tidak penuh
Rasio fenotipe dan genotipe
Jika kita perhatikan kedua contoh persilangan di atas, pada saat pembentukan gamet terjadi pemisahan gen-gen yang sealel, sehingga setiap gamet hanya menerima sebuah gen saja. Misalnya pada tanaman yang bergenotipe Mm, pada saat pembentukan gamet, gen M memisahkan diri dengan gen m, sehingga gamet yang
terbentuk memiliki gen M atau gen m saja. Prinsip ini dirumuskan sebagai Hukum Mendel I (Hukum Pemisahan Gen yang Sealel) yang menyatakan bahwa “Selama meiosis, terjadi pemisahan pasangan gen secara bebas sehingga setiap gamet memperoleh satu gen dari alelnya.”
3. Persilangan antara Dua Individu dengan Dua Sifat Beda

Persilangan antara dua individu dengan dua sifat beda disebut juga persilangan dihibrid. Pada persilangan tersebut Mendel menyilangkan tanaman ercis dengan biji yang mempunyai dua sifat beda, yaitu bentuk dan warna biji. Kedua sifat beda tersebut ditentukan oleh gen-gen sebagai berikut.
B = gen yang menentukan biji bulat.
b = gen yang menentukan biji keriput.
K = gen yang menentukan biji berwarna kuning.
k = gen yang menentukan biji berwarna hijau.
Jika tanaman kapri yang berbiji bulat kuning (BBKK) disilangkan dengan kapri yang berbiji keriput hijau (bbkk), semua tanaman F1 berbiji bulat kuning. Jika tanaman F1 dibiarkan mengadakan penyerbukan sendiri, F2 memperlihatkan 16 kombinasi yang terdiri atas empat macam fenotipe, yaitu tanaman berbiji bulat kuning, bulat hijau, keriput kuning, dan keriput hijau. Dalam percobaan ini Mendel mendapatkan 315 tananman berbiji bulat kuning, 100 tanaman berbiji bulat hijau, 101 tanaman berbiji keriput kuning, dan 32 tanaman keriput hijau. Angka-angka tersebut menujukkan suatu perbandingan fenotipe yang mendekati 9 : 3 : 3 : 1.
Pada saat pembentukan gamet (pembelahan meiosis) anggota dari sepasang gen memisah secara bebas (tidak saling memengaruhi). Oleh karena itu, pada persilangan dihibrid tersebut terjadi empat macam pengelompokan dari dua pasang gen, yaitu:
a. gen B mengelompok dengan gen K, terdapat dalam gamet BK;
b. gen B mengelompok dengan gen k, terdapat dalam gamet Bk;
c. gen b mengelompok dengan gen K, terdapat dalam gamet bK;
d. gen b mengelompok dengan gen k, terdapat dalam gamet bk;
Prinsip tersebut di atas dirumuskan sebagai Hukum Mendel II (Hukum Pengelompokkan Gen secara Bebas) yang menyatakan bahwa:
a. setiap gen dapat berpasangan secara bebas dengan gen lain membentuk alela,
b. keturunan pertama menunjukkan sifat fenotipe dominan,
c. keturunan kedua menunjukkan fenotipe dominan dan resesif dengan perbandingan tertentu, misalnya pada persilangan monohibrid 3 : 1 dan pada persilangan dihibrid 9 : 3 : 3 : 1.
Untuk memperjelas pemahamanmu tentang persilangan dihibrid, perhatikan bagan persilangan antara kapri (ercis) biji bulat warna kuning dengan kapri biji keriput warna hijau yang menghasilkan F1 berupa kapri berbiji bulat warna kuning.
Contoh Pesilangan Dihibrid
Perbandingan genotipe F2
= BBKK : BBKk : BkKK : BbKk : BBkk : Bbkk : bbKK : bbKk : bbkk
= 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 2 : 1
Perbandingan fenotipe F2
= bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau
= 9 : 3 : 3 :1
4. Beberapa Rumus untuk Memprediksi Mengenai Keturunan

Dari berbagai contoh persilangan di atas dapat disusun rumus-rumus untuk memprediksi beberapa hal yang ada hubungannya dengan keturunan, seperti banyaknya macam gamet yang dibentuk oleh suatu individu, jumlah kombinasi F2, banyaknya macam genotipe F2, dan banyaknya macam fenotipe F2. Perhatikan Tabel 5.2 berikut.
tabel rumus persilangan

5. Manfaat Ilmu pewarisan sifat

Dalam kehidupan modern seperti sekarang ini, teknologi banyak dimanfaatkan agar kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah dan nyaman. Ilmu pewarisan sifat atau dalam biologi dinamakan Genetika,  dimanfaatkan khususnya dalam usaha untuk mengembangbiakkan hewan atau tumbuhan yang memiliki sifat-sifat unggul.

Sifat unggul hewan atau tumbuhan bisa diperoleh dengan jalan persilangan diantara hewan atau tumbuhan yang ingin kita dapatkan bibit unggulnya. Misalnya di bidang pertanian, para ilmuwan berhasil menyilangkan berbagai jenis padi sehingga akhirnya ditemukan bibit padi yang memiliki sifat unggul berdaya hasil tinggi, umur pendek, dan rasanya enak. Ditemukan pula bibit kelapa hibrida dan jagung hibrida yang berdaya hasil tinggi. Di bidang peternakan, melalui persilangan dapat ditemukan bibit hewan ternak seperti ayam, sapi, dan kuda. Di bidang kedokteran, dapat ditemukan cara untuk mencegah agar keturunan seseorang tidak memiliki penyakit atau cacat bawaan.


Teknik yang biasa dipakai untuk menghasilkan hal-hal seperti di atas adalah rekayasa genetika. Rekayasa genetika adalah suatu teknik untuk mengubah gen makhluk hidup agar makhluk hidup tersebut memiliki sifat unggul. Dengan rekayasa genetika bisa juga untuk menghilangkan sifat jelek pada induk sehingga tidak diturunkan kepada keturunannya.


MENENTUKAN SUASANA DALAM PUISI

  


 MENENTUKAN SUASANA DALAM PUISI

Tujuan Pembelajaran


Siswa mampu menentukan suasana dalam puisi.
Pernahkah kamu menyaksikan atau menyimak musikalisasi puisi? Musikaliasi puisi adalah pembacaan puisi yang diiringi oleh musik tertentu. Bahkan, beberapa bait di dalam puisi yang dibacakan biasanya dibuat menjadi sebuah lagu yang didendangkan bersamaan dalam musikalisasi tersebut.
      Penonton biasanya akan terhanyut saat menyaksikan musikalisasi puisi. Di dalam musikalisasi, penonton biasanya lebih mudah memahami isi puisi karena diiringi oleh musik yang mendukung puisi tersebut.
      Saat penonton ikut terbawa dengan isi puisi yang dibacakan, itulah yang disebut suasana dalam puisi. Pada materi ini, akan dijelaskan apa itu suasana dalam puisi dan bagaimana menentukannya dalam sebuah musikalisasi puisi. Oleh karena itu, simak pembahasan materi berikut ini!
      Puisi adalah jenis karya sastra yang tersusun atas bahasa yang indah dan padat makna. Sebagai suatu karya sastra, puisi tersusun atas struktur batin dan struktur fisik. Struktur batin puisi adalah struktur yang membangun puisi secara implisit atau tidak terlihat. Struktur batin disebut juga hakikat puisi. Adapun struktur fisik adalah struktur yang membangun puisi secara eksplisit, yaitu terlihat melalui susunan kata-katanya.
      Salah satu struktur batin puisi adalah suasana. Suasana adalah perasaan pembaca setelah membaca puisi. Suasana merupakan efek yang dirasakan pembaca setelah membaca atau menyimak puisi yang dibacakan oleh pembaca puisi, termasuk puisi yang telah dimusikalisasi. Misalnya, saat pembaca puisi membacakan puisi penuh semangat, maka pembaca akan merasakan suasana yang sama.
      Musikalisasi puisi adalah puisi yang dinyanyikan menjadi sebuah lagu. Musikalisasi puisi biasanya dipertunjukkan di hadapan penonton. Musikalisasi puisi biasanya terdiri atas pembacaan puisi yang diiringi musik dengan instrumen tertentu, seperti gitar atau piano. Kemudian sebagian atau seluruh isi puisi tersebut diubah menjadi lagu yang dinyanyikan. Dengan demikian, musikalisasi puisi adalah perpaduan antara seni sastra dengan seni musik.
      Dalam sebuah puisi, pembaca dapat merasakan suasana puisi melalui pilihan kata (diksi) yang digunakan penyair dalam puisi. Misalnya, saat membaca puisi yang menggambarkan kondisi alam, maka pembaca akan merasa damai. Dalam musikalisasi puisi, penonton atau pendengar dapat merasakan suasana dalam puisi dengan memperhatikan teknik pembacaan puisi yang dilakukan oleh pembaca puisi.
      Dengan demikian, beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan suasana dalam puisi yang dibacakan dalam sebuah musikalisasi puisi adalah sebagai berikut.
1. Menyimak pembacaan puisi dengan saksama,
2. Memperhatikan pilihan kata (diksi) dalam puisi yang dibacakan untuk mengetahui isi puisi,
3. Memperhatikan teknik pembacaan yang dilakukan pembaca puisi, seperti: artikulasi, intonasi, penjedaan, dan ekspresi,
4. Memperhatikan musik yang mengiringi pembacaan puisi tersebut;
5. Menentukan suasana yang dibangun dalam puisi yang dibacakan tersebut.
Sebagai contoh, perhatikan puisi berikut ini!

      Puisi tersebut berisi mengenai perasaan cinta yang dimiliki seseorang kepada orang lain yang dicintainya. Dalam pembacaan puisi, suasana yang dapat dibangun dari puisi di atas adalah perasaan syahdu dan romantis dengan emosi yang tinggi. Dengan demikian, akan diketahui bahwa puisi tersebut merupakan keinginan seseorang untuk mengungkapkan perasaan cintanya kepada orang lain yang dicintainya.
Dengarlah salah satu musikalisasi dari puisi tersebut.

Sabtu, 12 Desember 2015

Daya Listrik.

                    Daya Listrik

Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang energi listrik. Pada topik ini, kalian akan belajar tentang daya listrik. Bagaimana hubungan antara daya listrik dan energi listrik?
        Pernahkah kalian menemani orang tua membeli peralatan elektronik baru? Misalnya saja alat penanak nasi atau rice cooker. Sebelum membeli, terkadang orang tua kalian menanyakan spesifikasi peralatan elektronik tersebut. Salah satunya adalah konsumsi energi listrik atau tegangannya. Mungkin beberapa diantara kalian belum pernah melakukannya. Kalau begitu, kalian tentu pernah menggunakan peralatan elektronik bukan? Bahkan hampir setiap hari memakainya. Sekarang coba perhatikan peralatan elektronik di sekitar kalian dan lihat label yang tertera di dalamnya? Misalnya saja pada rice cooker kecil tertera keterangan seperti label berikut ini.

        Voltage merupakan tegangan, dalam kasus ini berarti rice cooker tersebut dapat memasak atau menghangatkan nasi dengam baik bila disambungkan dengan sumber listrik bertegangan 220 V. Angka 50/60 Hz menunjukkan bahwa polaritas listrik berubah setiap [Math Processing Error] s. Lalu bagaimana dengan power? Power merupakan istilah lain dari daya dan memiliki satuan Watt. Besarnya energi listrik yang diubah menjadi energi panas untuk menanak nasi pada rice cooker tersebut adalah 400 J, sedangkan untuk menghangatkan nasi hanya dibutuhkan energi 50 J. Memang seluruh peralatan elektronik tidak menggunakan besaran energi listrik untuk mengetahui seberapa banyak konsumsi energinya, melainkan menggunakan daya. Mengapa demikian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut pahami dahulu konsep daya listrik.
        Dalam mekanika kalian telah mengenal konsep daya. Daya merupakan kerja yang dilakukan tiap sekon. Begitu pula pada listrik dinamis, daya listrik merupakan jumlah energi listrik yang digunakan tiap sekon. Secara matematis, daya listrik dirumuskan sebagai berikut.

[Math Processing Error] atau [Math Processing Error] atau [Math Processing Error]

        Selain Watt, satuan daya yang biasa digunakan adalah horsepower (hp). Satu horsepower setara dengan 746 W. Pada rumah tangga terdapat meteran yang berfungsi sebagai pengukur energi dan biasanya bersatuan kWh. Satu kWh berarti besarnya energi listrik yang digunakan sebesar 1000 W dalam satu jam. Dalam meteran ini terdapat angka yang terus bertambah seiring pemakaian energi listrik. Angka ini digunakan sebagai dasar pembayaran rekening listrik. Coba kalian hitung berapa banyak daya yang digunakan ketika menggunakan peralatan elektronik di rumah! Saat mengetahui jumlah daya listrik yang digunakan, kalian dapat menghitung jumlah biaya yang harus dibayarkan asalkan tarif dasar listriknya juga diketahui. Nah pada contoh soal ini akan dijabarkan mengenai perhitungan daya listrik.

Contoh Soal

Kipas angin dihubungkan pada tegangan 220 V sehingga mengalir arus 0,5 A. Berapakah daya kipas angin tersebut?
Penyelesaian
Diketahui:
V = 220 V
I = 0,5 A
Ditanyakan: P ?
Jawab:

[Math Processing Error]

[Math Processing Error]

[Math Processing Error]W

Jadi, daya kipas angin adalah 55 W.
sumber;quipperschool.ipa ibu sufi

Kamis, 03 Desember 2015

Yura Yunita feat Glenn Fredly - Cinta dan Rahasia

Yura Yunita feat Glenn Fredly - Cinta dan Rahasia
Yura:
Terakhir kutatap mata indahmu
Di bawah bintang-bintang
Terbelah hatiku antara cinta dan rahasia
Kucinta padamu
Namun kau milik sahabatku
Dilema hatiku
Andai ku bisa berkata sejujurnya
Jangan kau pilih dia
Pilihlah aku yang mampu mencintamu
Lebih dari dia
Bukan kuingin merebutmu
Dari sahabatku
Namun kau tahu cinta tak bisa, tak bisa kau salahkan
Glenn:
Kucinta padamu
Namun kau milik sahabatku
Dilema hatiku
Andai kubisa berkata sejujurnya
Jangan kau pilih dia
Pilihlah aku yang mampu mencintamu
Lebih dari dia
Bukan kuingin merebutmu
Dari sahabatku
Namun kau tahu cinta tak bisa, tak bisa kau salahkan
Jangan kau pilih dia
Pilihlah aku yang mampu mencintamu
Lebih dari dia
Bukan kuingin merebutmu
Dari sahabatku
Namun kau tahu cinta tak bisa, tak bisa kau salahkan....

Daftar Nama Dan Biodata Pemain Elif


Daftar Nama Dan Biodata Pemain Elif

Foto Asli Dan Daftar Nama Pemain Elif
Elif adalah sebuah serial drama dari Turki yang mengisahkan perjalanan seorang gadis kecil cantik dan baik hati bernama Elif yang harus terpisah dari Ibunya yang sedang sakit karena diburu oleh ayah tirinya yang kejam dan ingin menjual Elif untuk membayar hutang hutang akibat hobinya bermain judi. Di Indonesia, serial drama ini ditayangkan di SCTV setiap Senin sampai Jum'at pukul 12:30 sampai 16:30 WIB
Dikemas dengan alur cerita yang sangat menarik dan mengharukan. Saat Elif berusia 6 tahun, ibunya, Melek Simsek (Selin Sezgin) yang sedang sakit menyerahkan dia ke sahabatnya agar selamat dari kejaran sang ayah tiri, Veysel Simsek (Hasan Balliktas). Sahabatnya, Aise (Ozanay Alpkan) pembantu di keluarga kaya raya, tempat ia dulu bekerja. Sebuah rahasia besar, bahwa Elif sebenarnya adalah anak kandung hasil hubungan cinta Melek dengan Kenan Emiroglu (Altug Seckiner), putra mahkota keluarga kaya tersebut. Kenan tidak tahu bahwa Elif adalah anaknya bersama perempuan yang pernah ia cintai dan harus terpisah karena nasib mereka yang berbeda. Kisah cinta mereka harus kandas karena tidak direstui.
Dan berikut Daftar Nama Dan Biodata Pemain Elif Season 2 simak dibawah ini.

Foto Dan Daftar Nama Pemain Elif.

Isabella Damla Guvenilir
Isabella Damla Güvenilir sbg Elif Şimşek

Selin Sezgin
Selin Sezgin sbg Melek Şimşek
Altug Seckiner
Altuğ Seçkiner sbg Kenan Emiroğlu

Aysun Given
Aysun Güven sbg Aliye Emiroğlu

Cemre Melis Cinar
Cemre Melis Çınar sbg Arzu Emiroğlu

Hasan Balliktas
Hasan Ballıktaş sbg Veysel Şimşek

Zeynep Ogren
Zeynep Öğren sbg Tuğçe Emiroğlu

Gulfer Sarigul
Gülfer Sarıgül sbg İpek Emiroğlu

Emre Kivilcim
Emre Kıvılcım sbg Selim Emiroğlu

Gulcin Tuncok
Gülçin Tunçok sbg Zeynep Şimşek
Daftar Nama Pemain Elif Lainnya.
Pelin Çalışkanoğlu sbg Pelin
Batuhan Soncul sbg Murat Şimşek
Ozanay Alpkan sbg Ayşe Doğan
Dilara Yüzer sbg Gonca Tunç
Taliha Sonağ sbg Şerife Ercan
Tevfik Yapıcı sbg Hüsnü Çakır

biodata pemain film ELIF

 biodata pemain film ELIF

Populernya serial drama Turki ini tidak kalah menarik dengan serial drama Korea ataupun serial India yang lebih dulu populer dan menjadi daya tarik masyarakat di Indonesia. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas seputar pemain Elif di SCTV yang mungkin belum kalian ketahui.

Serial Elif ini sendiri tayang di SCTV setiap hari Senin sampai Jumat jam 12.30 WIB dan menjadi tontonan menarik pada waktu siang hari. Di negaranya sendiri Turki, serial Elif ini memang menarik dan juga menjadi drama turki paling menarik di negaranya.


Profil Biodata Isabella Damla Guvenilir Pemeran Elif

Sinopsis Elif Serial Drama Turki Di SCTV

Serial Elif bercerita tentang gadis berusia 6 tahu yang bernama Elif, dan berpisah dengan ibunya yang bernama Melek yang jatuh sakit. Ibu Elif, Melek menitipkan anaknya pada sahabatnya bernama Ayse untuk menyelamatkan Elif karena ayah tirinya sendiri ingin menjual Elif untuk melunasi hutang-hutangnya karena kalah berjudi. Elif kini tinggal bersama Ayse dan menjadi pembantu di keluarga yang kaya raya.
Terdapat sebuah rahasia besar dalam cerita Elif ini, Elif sendiri ternyata adalah anak dari Keenan, putra tertua di keluarga kaya raya. Elif adalah anak Melek dan Keenan karena hubungan mereka yang tidak bisa berjalan karena orang tua yang tidak merestui mereka. Sedangkan istri Keenan dan anak-anaknya sangat tidak menyukai kehadiran Elif di rumah tersebut.
Elif selalu ingin menjadi gadis yang ceria dan juga pantang menyerah, perjalanan dan kisah Elif ini semakin seru untuk mencari siapa orang tua kandungnya dan harus menghadapi cobaan yang luar biasa, jangan lupa saksikan drama Turki Elif tayang di SCTV.

Profil Isabella Damla Guvenilir Pemeran Elif

Namanya Isabella Damla Guvenilir, ia lahir di New York tanggal 18 Januari 2009. Kini Isabella menjadi artis cilik paling terkenal di negaranya Turki. Ini sangat berbeda jauh dari film yang ia mainkan, Isabella hidup dengan perlindungan dari orang tuanya.
Isabella merupakan adalah hasil pernikahan kedua orang tuanya dimana ayahnya berkebangsaan Amerika Serikat sedangkan ibunya asli dari Turki. Isabella sendiri mendapatkan perlindungan yang sangat ketat dari beberapa penjaga dan pengawal pribadinya yang memang di perintahkan oleh ayahnya.
Saat usianya berumur 5 tahun, Isabella bermain di sebuah serial drama Islamic Religi dengan judul Elif yang tayang di 28 september 2014 di negaranya. Serial Turki ini di buat untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan pada tahun 2015. Green Yapin yang menjadi sponsor dalam serial Elif ini tidak menyangkan drama bertemakan islam ini meledak dan bahkan booming di beberapa negara seperti :
  • Turki
  • Indonesia
  • Rusia
  • Macedonia, dll.

Biodata Isabella Damla Guvenilir Pemeran Elif

Nah telah kita bahas profil dari pemeran/pemain Elif, kini saya akan membuatkan biodata singkat dari Isabella Damla Guvenilir pemeran/pemain Elif yang tayang di SCTV.
Nama : Isabella Damla Guvenilir
Tempat Tanggal Lahir : New York, 18 Januari 2009
Orang tua : Ayah (Amerika) | Ibu (Turki)
Profesi : Aktris
Agama : - 
Twitter : @IsabellaDamla
Instagram : -